Candi Sari yang semakin tua dan memukau | Foto AIJ

Asmarainjogja.id-Bangunan kuno itu menua, warnanya pun sudah tampak pudar.  Namun,  Candi Sari itu masih kokoh berdiri dan memukau siapa saja  yang mencoba  meliriknya, walaupun kaki candi sudah tak sempurna seperti sedia kala. Dan di atapnya dimahkotai stupa-stupa yang berukuran besar, tapi  tidak utuh. Beberapa di antaranya sudah hilang, bahkan stupa yang sekarang terlihat sudah tidak asli lagi, diganti dengan semen biasa.

Bagian dinding candi terdapat relief dan ukiran yang sangat indah. Rasa penasaran terus menjalar, kaki saya  pun  menaiki anak  tangga untuk  memasuki pintu candi yang “dijaga” kala di atasnya, dan di bagian bawahnya tampak relief manusia menunggang  gajah. Di dalam candi ada tiga ruangan. Ketiga ruangan tersebut isinya kosong, hanya ada relung yang di atasnya dihiasi kala markala.

Candi Sari    Candi Sari tampak megah dan cantik | Foto AIJ 

Setelah beberapa menit kemudian, saya pun keluar melihat arca-arca  yang melekat di tubuh candi. Betapa cantik dan indah arca Bodhisatwa yang tangannya terlihat gemulai memegang sesuatu. Sama seperti Candi Kalasan, Candi Sari pun dilapisi brajalepa yang berguna untuk memperhalus permukaan dinding dan mengawetkan batu candi agar tidak berlumut dan berjamur.

Candi Sari yang bercorak Budha ini dibangun sezaman dengan Candi Kalasan oleh Raja Rakai Panangkaran sekitar pada abad ke-8 masehi. Jika Candi Kalasan dibangun untuk pemujaan Dewi Tara atas usul gurunya yang beragama Budha, Candi Sari dibangun untuk tempat tinggal para biksu. Itu pula kenapa Candi Sari cukup besar, dan menyerupai wihara.  Karena di candi tersebut digunakan untuk berbagai aktivitas ajaran agama Budha pada masa itu.

Candi Sari ditemukan dalam keadaan rusak berat, lalu pada tahun 1929 dipugar oleh Dinas Purbakala dan selesai pada tahun 1930. Hal tersebut membuat banyak batu candi yang hilang. Menurut keterangan dari penjaga Candi Kalasan ini, batu-batu candi pernah ditemukan oleh warga saat membangun rumahnya. Kemudian batu-batu yang ditemukan oleh warga dikumpulkan lagi di halaman candi tersebut. 

Candi SariCandi Sari tampak dari belakang | Foto AIJ

Secara adminitrasi Candi Sari berada di Dusun Bendan, Desa Tirtomatani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Biaya masuknya hanya Rp 2000 per orang. Rute menuju Candi Sari juga gampang. Dari Yogyakarta ikuti Jalan Yogyakarta-Solo, kemudian lewat beberapa meter dari Rumah Sakit Bayangkara, ada plang Candi Sari yang menuju ke kiri jalan. Lalu ikuti terus jalan tersebut. Tidak jauh dari jalan raya, paling hanya 100 meter.

Di Jalan Yogyakarta-Solo ini ada tiga candi yang bisa dikunjungi selain Candi Prambanan, yaitu Candi Sambi Sari, Candi Kalasan, dan Candi Sari. Lokasinya yang berdekatan ini tentu akan memudahkan liburan kamu sahabat travel.[]

Penulis:  Asmara Dewo 

Baca juga:  Kemegahan Puzzle dan Cantiknya Candi Kalasan bagi Peminat Fotograpi

Candi Plaosan, Tanda Cinta dari Rakai Pikatan untuk Permaisurinya 

Singgahlah ke Candi Barong di Perbukitan Batur Agung

Yuk, gabung di Media Sosial kami!  Google+  Fanpage  Facebook  Twitter  YouTube








Custom Search




Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas