Mendamaikan hati di Hutan Pinus Mangunan | Foto AIJ

Asmarainjogja.id-Motor kami terus menanjaki jalan menuju hutan pinus Mangunan, Kawasan Resor  Pengelolaan  Hutan ini  menyejukkan  para pengendara yang berlalu-lalang. Sesekali melihat kiri-kanan alam di Selatan Yogyakarta. Begitu damai, begitu tenang, begitulah perasaan saat tiba di kawasan hutan ini.

Area parkir di kiri jalan, dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat. Para pengelola parkir tampak sibuk memberikan tiket para pengunjung yang berkendaraan saat masuk, begitu pula kesibukan tukang parkir lainnya yang mengatur keluar-masuk pengunjung. Sangat ramai.

Tidak ada biaya masuk, hanya membayar tiket parkir saja, sebesar Rp 3.000 untuk roda dua, sedangkan roda empat dikenakan Rp 10.000. Hutan pinus tepat di depan area parkir, dari kejauhan saja kami merasakan begitu memesonanya hutan cantik Pinus di Desa Mangunan, kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY.

Hutan PinusGapura Wisata Hutan Pinus   | Foto AIJ

Apakah sahabat travel setuju jika pemandangan hijau bisa mendamaikan hati? Dan apakah setuju pula jika suasana alam mampu memberi ketenangan bathin dan pikiran? Jika setuju, hutan pinus di Imogiri (Mangunan) ini bisa menjadi obat yang mujarab bagi kamu yang sedang dirundung berbagai problema hati.

Hmm… mungkin inilah objek wisata alam yang asri bisa “melupakan” si dia, dan berdamai dengan hati dalam kedamaian Hutan Pinus Mangunan. Atau setidaknya kamu bisa mencoba membahagiakan diri sendiri dengan para sahabat terbaik kamu di sini. Melupakan si dia, dengan kekonyolan-kekonyolan yang bisa kamu buat. Tidak ada salahnya kan untuk dicoba?!

Kawasan Resor Pengelolaan Hutan ini seluas 500 hektar, namun yang ditumbuhi pohon pinus hanya berkisar beberapa hektare saja. Walau begitu, hutan pinus yang lumayan luas ini mampu menjadi daya tarik objek wisata yang semakin populer di Yogyakarta.

Dengan background pohon pinus yang menjulang tinggi, dengan dedauanannya yang cukup lebat menjadikan wisata ini diburu fotografer, sepasang sejoli untuk foto pre wedding, dan tentu saja bagi kaum penyuka selfy di zaman media sosial sekarang. 

Selfy di hutan pinusUntuk mengambil foto yang berbeda dan tidak terganggu dengan para pengunjung lainnya, tersedia juga rumah pohon untuk dijadikan spot pemotretan.

Namun, bagi pengunjung yang ingin sekali berfoto di atas rumah pohon tersebut, harus bersabar dan berjiwa besar.

Sebab tak hanya kita yang ingin berfoto di sana, ada antrian yang cukup lama menunggu pengunjung yang ber-selfy ria di atas rumah pohon.

Kami sendiri cukup lama menunggu si mbak yang cantik-cantik itu menunggu berbagai pose, yang sesekali tertawa dan kecewa, mungkin hasil fotonya tidak memuaskan hati mereka, lalu berfoto lagi. Empat perempuan berjilbab itu tampak bahagia sekali, kami pun turut bahagia, walaupun cukup lamaaa menunggu.

Dari hutan pinus ini, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan hijau dan gugusan perbukitan di Bantul. Seperti rumah pohon dibentuk, ada di atas dan ada pula di bawah. Kalau ingin memanjat yang di atas, harus hati-hati, karena tidak ada tali pengamannya. Kalau yang di bawah saja, juga oke kok untuk menatap pemandangan atau berfoto ria seperti mbak-mbak yang cantik tadi.

Gardu pandang hutan pinusGardu pandang  seperti rumah pohon, tempat kamu bisa menatap keindahan | Foto AIJ

Dan mungkin juga sudah menjadi tradisi di di objek wisata Hutan Pinus Mangunan harus mengantri yang cukup lama. Hampir di setiap titik spot yang indah harus antri dari pengunjung lainnya. Seperti di bank saja.   Syukurnya kami ke sana menjelang sore, pengunjung sudah mulai berkurang, namun tetap saja sih antriiii.

Area hutan pinus ini cukup bersih, tersedia tempat sampah di sana, bahkan kami sendiri jarang menemukan sampah yang berserakan begitu saja. Itu keren. Ya, memang harus seperti itu lah objek wisata alam, dan pengunjungnya juga bisa menjaga kebersihan dan mau menaati peraturan di sini.

Seperti yang sudah disinggung di atas, bagi kamu yang sedang patah hati karena si dia, hiruplah udara segar di bawah pohon pinus yang beratap daun yang rindang nan menggemaskan. Menggoyang-goyangkan tubuh kamu sendiri di atas hammock yang berwarna-warni tersedia di sini.

Hammock di Hutan PinusDi atas hammock menatap  langit dari sela dedaunan hutan pinus | Foto AIJ

Kamu akan tenang ketika mata sayumu menatap langit dari sela dedaunan hutan pinus. Kemudian kamu mendengarkan lagu Dunia Belum Berakhir dari Shaden. Pasti deh, “ramuan mujarab” ini bisa membuat kamu damai, bahagia, dan move on yang pastinya. Semoga ya, Nduk, Le![]

Penulis:  Asmara Dewo 

Baca juga:  Sensasi Terpelanting Dihantam Ombak Pantai Jungwok (Edisi Camping)

Yuk, gabung di Media Sosial kami!  Google+  Fanpage  Facebook  Twitter  YouTube








Custom Search




Komentar Untuk artikel Ini (0)

Posting komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas